Musim Liburan

Posted: Juni 21, 2009 in kebebasan bebicara
Tag:

Musim Liburan

Puncak macet…puncak satu arah…. Bila musim liburan sekolah tiba hal ini sydah menjadi kebiasaan alias langganan. Tak jarang buat penduduk setempat jadi booring bin bt hingga akhirnya mereka segan sekali untuk keluar rumah. Namun inilah fakta yang terjadi ketika anak-anak sekolah libur mamah-papahnya, kaka’nya, omnya, tantenya, pa’le-bu’le, Pa RT, Pa Lurahnya juga semua ikut liburan….ya yang ada jadi seperti inilah macet-macet-dan macet lagi. Salah satu berita menyebutkan lonjakan pengguna kereta api melebihi liburan saat ‘Idul Fitri tahun lalu. Tak hanya itu, terjadi urbanisasi, transmigrasi, dan emigrasi menuju tempat-tempat wisata.

Dari peristiwa ini banyak yang diuntungkan. Pengelola objek wisata misalnya, omsetnya bisa meningkat berlipat-lipat ganda dari hari-hari lainnya. Para pedagang di tempat wisata juga kebanjiran keuntungan. Selain itu, perusahaan trafel, tukang parkir, restoran, pom bensin, dan banyak lagi pihak-pihak yang diuntungkan dengan liburan ini. Tak dapat dibayangkan berapa rupiah uang yang keluar-masuk karena tradisi ini. Jadi apakah Indonesia ini banyak rakyatnya yang miskin???

Tradisi Om. Begitu jawab salah seorang pengunjung dai Bekasi yang menuju kawasan puncak. Kalau-lah, mengisi liburan dengan cara ini bagin dari tradisi, lantas siapa yang memulainya? Jadi kenapa sih kita tidak sepakat saja untuk menteradisikan pola hidup tertib dan teratur. Rambu-rambu lalulintas yang nda’k di patuhi (sorry om-om sopir). Atau tradisi cinta damai dan persaudaraan (sorry mas-mas mahasiswa n pelajar-pelajar yg pada tauran). Mentradisikan bekerja on alias disiplin (sorry Bp-bp n Ibu-ibu abdi negara). Dan mentradisikan hal-hal lain yang lebih bermanfaat dan menguntungkan semua orang, dari pada hanya menguntungkan sebagian kecil saja lantas membuat orang lain booring.

Membuat suatu tradisi memerlukan modal Mas. Oo ya tentunya, namun kayanya sama halnya dengan biaya yang kita keluarkan untuk liburan, sama lelahnya dengan berdesak-desakan dan kelelahan dengan waktu liburan.

Ya…ya… tulisan ini hanya tulisan belaka yang tak dapat menindak siapapun yang setuju ataupun tidak setuju…yang jelas inilah argumen saya tentang fotret yang saya saksikan sendiri dan belum tentu dengan teman-teman semua. Ok jadi jangan marah or sakit hati bagi yang tersungging eh..tersinggung maksudnya….. Maka bagaimana tanggapan teman-teman semua tentang liburan ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s